HIDANGAN LANGIT

Selamat atas kunjungan anda di situs kami

Minggu, 09 November 2008

Kebiasaa kebiasaan kehidupan umat manusia

Segala puji hanya milik Alloh Robbul’Alamin Allohnya Adam, Allohnya Nuh, Allohnya Ibrahim, Allohnya ishaq, Allohnya Ismail, Allahnya Yusuf, Allohnya Musa, Allohnya Isa, Allohnya Muhammad, beserta Allohnya Rosul-rosul Allah yang tidak diceritakan, Allohnya nabi-nabi Bani Israel maupun Allohnya nabi-nabi bani Ismail, dan Allohnya segenap umat manusia yang mengimaninya. Rasa syukur hanya diperuntukkan pada Alloh yang mengutus Rosul-rosul-Nya sebagai suri tauladan yang hasanah bagi manusia dalam melaksanakan perannya sebagai hamba Allah. Allah mengutus rosul-Nya untuk dijadikan panutan sebagai suri tauladan bagi manusia dalam beribadah kepada Alloh. Sejak bergulirnya titik waktu yang diluar kapasitas kita sebagai makhluk untuk mengetahui semua itu sampai dengan suatu masa dimana semua akan terjadi sesuai dengan kehendak-Nya. Demikianlah gerak kehidupan alam semesta beserta segala isinya berjalan dalam koridor waktu dimana terjadi didalamnya segala sesuatu sesuai dengan rencana Alloh, demikianlah Alloh maha kuasa menetapkan segala sesuatu. Maka pemahaman tentang sejarah kehidupan adalah sesuatu yang sifatnya mutlak untuk dipahami, apabila seseorang tidak menguasai dan mamahmi peredaran sejarah maka dia tidak akan bisa menempatkan sesuatu pada tempatnya, dan dia adalah orang-orang yang tersesat oleh perjalanan waktu.

Kita selaku orang yang beriman yang hari ini sedang Allah proyeksikan untuk dijadikan pemakmur dunia, maka kita dituntut untuk bisa berfikir secara makro, berfikir secara mendunia, jangan hanya berfikir tentang kehidupan sehari-hari, rumah tempat kerja, tempat hiburan, kemudian istirahat. Sebab kita sudah harus berfikir yang jauh lebih dari pada itu, berfikir tentang kondisi dunia hari ini, apa yang sedang terjadi? Pemandangan dunia hari ini jauh dari kata damai, Hari ini Israel dan palestina sedang ricuh. Israel menjajah palestina, menyerang yordania, merebut jalur Gaza, kemudian membuat tembok perbatasan. Amerika demi kepentingan politiknya dengan mengatasnamakan menumpas terorisme”, siapaun dan apapun pergerakan yang berbau Islam radikal dicurigai dan selalu diawasi gerak tingkahnya, Kemudian orang-orang gereja setiap tahun bermusyawarah melakukan kristenisasi, orang Islam hari ini mereka sedang menyerukan program jihad, bom banyak meledak di tanah air, gereja dibuat geger, darah bercucuran, perang salib kembali berkobar, ada apa sebetulnya yang terjadi Apa yang sedang terjadi dengan dunia hari ini? Apakah kondisi dunia saat ini hanya terjadi begitu saja? kemudian bagaiman dengan berbagai macam ramalan yang muncul tentang kondisi politik dan kekuasaan didunia pada abad 21? Suatu pertanyaan yang wajar muncul kalau kita cermat dengan pemandangan dunia hari ini.

Sabtu, 08 November 2008

Asal usul Abraham


· Abraham berasal dari Urkasdim, sebuah distrik di Babilonia, yang sekarang disebut sebagai Irak. Ismun awalnya adalah Abram. Ayah Abram adalah seorang pembuat patung di Babel, dimana patung adalah sebuah simbol dari aturan/undang-undang negara yang tidak berfaedah apapun bagi rakyatnya (Yosua 24:2), kecuali hanya menguntungkan kepentingan penguasanya, yang sekarang disebut Wakil Rakyat atau Senator. Babel adalah sebuah negara yang ingin mewujudkan tatanan dunia baru, yang menghapuskan batas-batas negara, seperti PBB sekarang ini. Jadi, Babilonia dahulu pasti adalah negara super power, seperti halnya Amerika Serikat.

· Abram adalah orang yang hanief dan konsisten dalam pengabdiannya kepada Allah.

- QS 11/75 : Ibrahim adalah penyantun dan suka kembali kepada Allah.

- QS 60/4 : Dialah satu-satunya sosok yang Allah sebutkan namanya secara langsung di dalam Quran, yang pantas dicontoh. Itu disebabkan karena dia mampu berlepas diri dari apa yang Ayahnya dan kaumnya abdi selain Allah, walaupun dia anak orang berpengaruh di negerinya.

- QS 4/125 : Dialah orang yang paling baik dien-nya/sistem hidupnya, maka Allah menjadikannya sebagai kesayangan-Nya.

II Tawarikh 20:7 = Abraham adalah sahabat Allah